Rabu, 04 Februari 2015

Tanggal 04-02-2014: Karma Si Kucing Penyendiri



   Gila gila gila hari ini memang gua dihadapi banyak cobaan. Setelah bertengkar ama umang-umang karena masalah sepele giliran tas ku di ama meparti. Jadi nelpon om pedofil nggak diangkat, nelpon ama Gozila nggak diangakt juga ( By the way om pedofil ama Gozilla sahabat baikku ni hehe) tiba-tiba gua nge down ketika si panda buat status Dissapointed/ Pergilah kau. Dari jam 4 gua bbm nggak balas dan sms nggak balas sampai jam 17.25 baru bbm hahaha untung aja dia balas bbm ku dan itu katanya status yang lama jadi aku pun lega satu. Belum lagi tugas-tugas akhir yang kian menumpuk dan aku selama 1 bulan yang lalu kerjaannya main Warnet jadi bulan ini nggak bisa bebas lah.
   Hanya saja yang patut kusayangkan itu adalah persahabatan ku dengan si Umang-umang yang kian memudar.  Berawal karena aku tidak membalas bbmny pada hari jumat tanggal 29-01-2015. Tidak memberikan dia Software pembuat video dan juga pada saat pembagian kelompok aku plin-plan memilih anggota kelompok. Umang mungkin orang yang paling cool di kelas dan punya banyak kawan. Tiap wanita yang mendekatinya pasti langsung terlena sedangkan gua ngerayu cewek atau cowok aja dibilang maho ( emang maho sih haha ^^). Tapi kadang dia selalu menolongku dan kadang aku juga kadang menolong dia jadi kami sih saling tertolong. Tapi minta bantuannya sih kadang kelewat batas dan juga aku ni orangnya nggak bisa melakukan hal banyak. Yang seperti gimana kucing ketika kawannya mengkhianati dia, dia akan tidak melupakan musuhnya.
 Meskipun sedang bertengkar aku berharap kami bisa bersahabat seperti dulu lagi. Karena begitulah sifatku Cuma bisa berharap tapi tidak bisa bertindak. Aku berpikir mungkin aku ada salah karena secara fakta aku sms nggak balas dan aku orangnya benar tapi kalau secara logika kau hanya satu saja permintaan ku ama dia: pakai baju saja. Kenapa cermin? Kenapa nggak kutang atau kolor saja? Karena dengan memakai baju kita bisa mengetahui apa yang salah dalam diri kita meskipun 100% nggak efektif tapi dengan bantuan cermin kemungkinan 50% akan efektif seperti semula.
 Walau aku sedang di runding banyak tantangan dan halangan, aku bisa membuat blog ini? Loh kok bisa? Kucing kan seharusnya down ketika dirunding masalah, kok masih bisa buat blog? Karena aku ini Kucing tak bertuan. Hidup sendiri, makan sendiri, berjuang sendiri walau kenyataannya aku seorang yang manja, makan saja tolong ambilkan nasi ama mama kelinci dan cari barang saja ama mami kelinci. Jadi aku ini seperti anak kucing yang lagi minta tetek susu induknya. Sedikit demi sedikit aku harus menjadi kucing yang terbaik dan mandiri. Harus bisa makan sendiri, nyuci toilet sendiri, mandiri sendiri, berat sendiri ( ya iyalah berak harus sendiri). Aku nggak sendiri dengan bantuan yang maha kuasa aku harus melakukannya dengan doa dan tindakan meskipun terhalang oleh kemalasan.
Miaawwww............. Ayo SEMANGAT HAHAHAHAHAHAHA ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar